Sebuah Pengantar Pada Ebook Penderitaan dan Kuasa Allah
Kenyataan tidak selalu sesuai dengan harapan! Ya, ini
adalah ungkapan yang sering kali diucapkan oleh mereka yang berada dalam
keadaan yang sulit, berada dalam penderitaan dan tangisan. Pada awal tahun 2022
Tuhan telah mengajari saya tentang kuat menghadapi penderitaan. Pada tanggal 26
Februari 2022, pukul 15.00 saya harus menerima sebuah kenyataan yang sangat
pahit, ya pahit; Dia telah mengambil anakku! Bagaimana mungkin saya dapat
dengan mudah menerima kenyataan itu? Anak saya yang telah berada dalam
kandungan selama delapan bulan, harus terlahir dalam kondisi tidak bernyawa.
Dan daku harus menggendongnya keluar dari ruangan operasi dan menghantarkannya
ke tempat pemakamannya! Sungguh, ini adalah hal yang sangat pahit untuk saya
terima.
Dalam perenungan yang panjang, Allah telah berbicara
dengan sangat keras pada saya dalam kondisi yang berat seperti itu. Pada malam
pertama di ruangan inap rumah sakit, saya bersama isteri, kami berdua termenung
dalam dukacita yang bercampur dengan sukacita surgawi. Kami memandangi
sekeliling kami, di mana dalam ruangan tersebut ada banyak ibu-ibu yang
berhasil melahirkan anaknya dalam kondisi baik-baik saja. Mereka tertawa
bahagia dan tak sedikit juga diantara mereka yang menangis haru menyaksikan
kelahiran anak mereka, keponakan mereka, dan cucu mereka! Kemudian, saya
memandang isteri saya yang tercinta; saya berusaha kuat dan tegar dihadapannya
(yang saya tahu dia rapuh), lalu mengajaknya berdoa di hadapan Bapa surgawi.
Entah mengapa, pada saat itu kami bahagia! Kami bersukacita. Kami kuat dan
tegar bersama!
Suara Tuhan yang kami dengar adalah “Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan
bagi mereka yang mengasihi Dia”. Roma 8:28 telah menjadi penghiburan yang
paling sempurna bagi kami pada saat itu. Bahkan saya tidak tahu apa yang akan
kami alami seandainya kami melupakan ayat itu. Malampun berlalu dengan sangat
panjang, tanpa tidur dan tanpa elusan lembut anak ku dikandungan ibunya.
Malampun berlalu ditemani dengan air mata, hingga keesokan paginya.
Di senja pagi hari itu Allah telah membuat Isteri saya
tertidur dengan tenang walau hanya sejenak. Saya melangkahkan kaki untuk keluar
dari rumah sakit itu dan terduduk di halaman, sembari memandang mentari yang
bersinar. Pada pagi hari itu saya memuji Tuhan dengan lagu yang berjudul “Semua
Baik”. Lagu tersebut saya nyanyikan dengan kuat, dan air mata ku telah di jawab
oleh Tuhan! Dia telah menguatkan kami untuk menghadapi kenyataan ini. Kami
percaya bahwa Allah punya rencana yang indah di balik semua ini. Yey, sejenak
saya bergirang dan bersukacita memasuki rumah sakit kembali dan menemui isteri
saya.
Puji Tuhan, hingga hari ini Allah tidak pernah diam dan
membiarkan kami berjalan sendiri dalam penderitaan yang kami alami. Meskipun
kenyataan tersebut begitu berat, dan masih akan banyak lagi kenyataan-kenyataan
berat yang akan datang silih berganti, kami tetap mau percaya bahwa semua baik.
Allah telah menyediakan perkara yang indah dibalik semua kesulitan ini.
Kenyakinan yang demikian telah kami peroleh dengan
merenungkan semua tema-tema yang saya bahas dalam buku ini. Saya rindu agar
anda juga mengalami hal yang sama. Buku ini lebih berisi kotbah ketimbang
tulisan ilmiah yang kompleks. Buku ini lebih berisi renungan, ketimbang kajian
akademik. Dan buku ini lebih mirip kesaksian, dari pada buku pada umumnya. Saya
ingin agar anda dikuatkan dalam menghadapi badai penderitaan yang anda alami.
Begitu juga harapan saya dan isteri saya, agar anda tetap kuat ketika nanti
diperhadapkan oleh Allah dengan berbagai penderitaan.
Tema-tema dalam buku saya kali ini adalah kotbah-kotbah yang telah saya sampaikan dibeberapa tempat, terkhusus kepada jemaat yang telah Tuhan percayakan untuk saya gembalai (GKBI Betung dan GKBI Apologet). Sejak tahun 2018 hingga tahun 2022 saya telah berulang kali mengkotbahkan tema-tema yang akan anda baca nanti. Semua tema-tema ini dapat anda baca secara acak, namun saya menganjurkan agar anda membacanya secara sistematis. Saya telah menyusunkannya untuk anda secara teratur. Diakhir dari buku ini saya telah menyusun beberapa tema yang bersangkutan dengan keberadaan Allah yang berdaulat. Kemudian saya juga membuka diri saya untuk dapat lebih jauh membantu anda, yakni silahkan menghubungi saya melalui kontak yang dapat anda hubungi, saya telah mencantumkannya diakhir dari ebook ini, dan saya bersedia melayani anda untuk menopang anda dalam konseling dan doa. Selamat membaca dan Tuhan memberkati!
Note : Jika anda ingin mendapatkan ebook ini secara gratis, silahkan hubungi saya melalui pesan whatsapp 0881 1658 929 atau email theospurba@gmail.com

Posting Komentar untuk "Perenungan tentang Penderitaan Hidup dan Bagaimana Allah Menyatakan Kuasa-Nya! Sebuah Kesaksian Singkat"