“Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya.” (Pengkotbah 3:1-15)
Bicara mengenai waktu, maka sebenarnya manusia harus menyadari bahwa sesungguhnya dia hidup dan beraktivitas di dalam waktu! Jika tanpa waktu maka tidak ada ada apa-apa yang bisa terjadi. Jika tanpa waktu maka tidak ada kesempatan untuk kita bisa bekerja dan melakukan segalanya. Dan lebih dari pada itu jika tidak ada waktu maka semua ini tidak akan ada, kita tidak mungkin bisa hidup jika di luar waktu! Sebab manusia Allah ciptakan di dalam waktu dan wajib memerlukan waktu. Itu sudah dikatakan dari sejak permulaan Alkitab; “Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi” (Kej 1:1), ketika dikatakan ‘pada mulanya’ berarti ini sudah menunjukan waktu. Segala yang ada; alam semesta, manusia dan hewan serta tumbuh-tumbuhan, dibuat di dalam waktu! Maka di sini dapat kita saksikan bahwa jika tanpa Allah maka mustahil ada waktu dan jika tidak ada waktu, maka mustahil segalanya ada, dan jika segalanya tidak ada maka kita pun tidak ada! Tetapi puji Tuhan, bahwa ternyata Allah telah membuat waktu ada dan sampai hari ini Dia bekerja untuk memelihara apa yang sudah Ia buat ada itu. Waktu terus dibuat ada oleh TUHAN Allah untuk kita bisa nikmati.
Tetapi kesalahan manusia adalah menyalah gunakan waktu yang Allah buat ini, manusia berpikir bahwa merekalah yang berkuasa atas waktu, merekalah yang berhak atas waktu dan sesukanya menggunakan waktu yang ada. Padahal setiap waktu adalah kesempatan yang Tuhan berikan untuk kita pergunakan bagi kemuliaan Allah! Sebuah tragedi yang lebih menyedihkan lagi adalah, ketika kita sebagai orang Kristen cenderung memaksakan waktu kita sendiri terhadap Allah. Kelemahan kita adalah bahwa kita sering kali dalam hidup ini tidak mau sabar dalam menantikan waktu Tuhan. Kita lebih percaya pada pertimbangan kita sendiri dan berpikir bahwa Allah diam, maka kita terjatuh pada pengandalan diri. Terlebih dikala kenyataan tidak bersahabat dengan kita, dikala persoalan silih berganti datang menimpa, maka kita mulai lupa untuk menunggu waktu Allah! Kita lupa untuk bergumul dan memohon waktu Tuhan! Sementara sebenarnya waktu Tuhan adalah waktu yang terbaik. Mengapa demikian? Mengapa waktu Tuhan adalah waktu yang terbaik?
Pertama: Karena Tuhan Membuat Segala Sesuatu Indah pada Waktunya! (ayt 11)
Salomo telah mengamati begitu banyak kenyataan yang ada dari sejak muda, dan di usia lanjutnya ini ia benar-benar sadar bahwa untuk segalanya ada waktunya. Bahkan itu ia rincikan dalam ayat 2 sampai 8. Mulai dari hal yang positif juga hal yang negativ, mulai dari hal yang baik juga hal yang jahat, semua terjadi sesuatu dengan waktunya. Tetapi di atas semua itu Allah yang Penenun Agung adalah Allah di atas waktu! Ia bekerja di atas waktu yang ada. Sebab Dia lah Allah yang telah menetapkan segala sesuatu untuk terjadi dan bekerja di dalamnya. Jika manusia melewati waktu ini hanya berdasarkan kekuatannya sendiri maka benarlah yang Salomo katakan di ayat 9-10; bahwa apakah untungnya pekerja dari yang dikerjakannya dengan berjerih payah? Itu semua hanya untuk melelahkan dirinya sendiri! Kesimpulan Salomo adalah bahwa jika manusia hidup terpisah dari Allah, itu adalah sebuah kesia-siaan! Tetapi puji Tuhan, sebagai anak-anak-Nya kita percaya bahwa Allah selalu ada bagi hidup kita. Allah selalu menuntun kita sebagai umat-Nya!
Sekarang kita coba menghubungkan waktu Tuhan dengan kenyataan yang sering kita alami. Tidak bisa dipungkiri bahwa seringkali kita tergoda untuk tidak percaya kepada waktunya Tuhan ditengah-tengah kesulitan yang kita alami. Ketika semua baik-baik saja maka kita akan selalu baik-baik juga! Tetapi bagaimana jika anda sedang dalam masalah? Bagaimana jika keuangan anda sedang merosot? Bagaimana jika tuntutan keluarga begitu besar dan mendesak sementara anda dalam masa yang sulit? Bagaimana jika anda diajak oleh orang untuk melakukan sesuatu yang melanggar firman-Nya sementara anda begitu tergoda? Apakah anda akan tetap setia untuk menunggu waktu-Nya? Apakah anda tetap yakin bahwa waktu Tuhan adalah waktu yang terbaik? Apakah anda tetap mau menunggu waktu Tuhan di saat anda melihat orang lain terlebih dahulu memiliki sesuatu yang sebenarnya anda pun sudah lama menginginkannya?
Melalui renungan kita kali ini hendaklah kiranya kita percaya bahwa waktu Tuhan adalah waktu yang terbaik. Itu Dia katakan dalam firman-Nya : ‘Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya’! Jika Allah yang membuatnya indah mengapa kita menolak? Karena Allah lebih tahu akan masa depan kita. Allah lebih tahu kemampuan kita, yang membuat Dia menahan beberapa permintaan kita! Bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati kita; artinya adalah bahwa kita jauh lebih mementingkan perkara-perkara sorgawi ketimbang duniawi ini, lantas masakan Allah tinggal diam? dan tidak mewujudkan permohonan anak-anak-Nya? Namun ingat..., sesuai dengan waktunya Tuhan! Kita tidak bisa memaksa Dia, apalagi ingin tahu kapan Tuhan akan berikan permohonan kita! Karena “manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir” (ayt 11b), tetapi yang Allah minta adalah kita tetap percaya dan selalu berharap, karena Ia pasti memberi dan menjawab. Ia akan membuat semuanya indah pada waktunya! Wow..., sungguh sebuah kebahagian jika Allah Bapa kita mau mengatur waktu kita sedemikian rupa hingga indah...! Allah yang buat! Sungguh hendaknya kita bersyukur kepada Dia sebab Ia mau mengatur waktu kita yang malang ini menjadi keindahan...! Puji Tuhan.
Kedua: Karena Waktunya Tuhan Tidak Dapat Diganggu Gugat! (ayt 14)
Jika waktu Tuhan dapat diubah oleh apapun dan jika rencana-Nya bisa diganggu oleh siapapun, maka Dia bukanlah Allah! Karena sifat Allah adalah mahakuasa dan mahaberdaulat. Tidak ada siapapun dan apapun yang dapat mengubah serta mempengaruhi Dia sedikitpun. Inilah Allah. Inilah Tuhan! Itu diucapkan oleh Salomo dengan jelas bahwa; “segala sesuatu yang dilakukan Allah akan tetap ada untuk selamanya; itu tak dapat ditambah dan tak dapat dikurangi; Allah berbuat demikian, supaya manusia takut akan Dia” (ayt 14). Apa yang Allah sudah rancang bagi hidup mu dan akan Ia nyatakan pada waktu-Nya, tidak dapat ditambah dan tak dapat dikurangi! Kenapa demikian? Karena segala sesuatu yang Allah lakukan akan tetap ada untuk selamanya. Jika hal itu belum terjadi maka pasti akan digenapi dan jika hal tersebut sudah terjadi maka pasti tidak akan hilang ditelah zaman! Itu akan tetap ada menjadi kesaksian bagi begitu banyak orang, ‘Allah berbuat demikian, supaya manusia takut akan Dia’ (ayt 14).
Jika waktunya Tuhan tidak dapat diganggu gugat oleh apapun, maka dipastikan anda telah dan akan menerima berkat dari Tuhan. Karena anda dipanggil oleh Allah adalah untuk memperoleh berkat! 1 Petrus 3:9 berkata “karena untuk itulah kamu dipanggil, yaitu untuk memperoleh berkat”. Berkat-berkat-Nya telah Ia sediakan sesuai dengan waktu-Nya sendiri. Hendaklah kita tetap percaya bahwa hanya oleh waktu Tuhan sajalah maka kita pasti menerima berkat-berkat-Nya! Jika sudah demikian, maka selayaknyalah hidup kita tidak dikuatirkan oleh perihal kebutuhan. Sebab Tuhan pasti mencukupkan tepat pada waktunya. Namun apakah jika demikian maka kita tidak akan pernah mengalami penderitaan sama sekali? Tentu tidak. Namun apakah penderitaan itu tidak penting bagi kita? Justru karena penderitaan itu penting bagi kita maka Allah seringkali mengizinkan atau menetapkan hal tersebut terjadi atas hidup kita, untuk membentuk kita dan membawa kita kepada apa yang indah yang telah Bapa sediakan. Apakah bangsa Israel konyol melakukan perjalanan yang panjang dengan berputar-putar di padang gurun gersang, ketika Allah membawa mereka keluar dari tanah perbudakan Mesir? Dengarkan apa yang Allah katakan tentang mereka; “Ingatlah kepada seluruh perjalanan yang kaulakukan atas kehendak TUHAN, Allahmu, di padang gurun selama empat puluh tahun ini dengan maksud merendahkan hatimu dan mencobai engkau untuk mengetahui apa yang ada dalam hatimu, yakni, apakah engkau berpegang pada perintah-Nya atau tidak”. (Ulangan 8:2).
Allah
mau agar hati kita rendah dan selalu berpegang pada perintah-Nya! Itulah sebabnya
terkadang Ia membawa kita ke padang gurun gersang agar kita dibentuk oleh-Nya.
Lalu kemudian Ia pasti akan menyatakan keindahan tanah Kanaan kepada kita tepat
pada waktu-Nya. Oleh sebab itu saudara/i, hendaklah kiranya kita selalu percaya
dan menanti-nantikan waktu-Nya Tuhan, sebab hanya waktu Tuhan sajalah waktu
yang terbaik untuk kita. Tuhan Yesus memberkati, Amin!
By Pdt. Theos M. Purba

Posting Komentar untuk "Kairos: Waktu Tuhan!"