Hari Tuhan tiba... seluruh jemaat berdatangan ke
gereja, yang terletak di depan kampung. Pedalaman Kalimantan Barat... hidup
disana 18 keluarga yang percaya kepada Yesus dan tekun beribadah. Memang masih
ku ingat jelas satu tahun yang lalu ketika pertama kali masuk dan memberitakan
Injil dikampung tersebut, tapi tak dapat ku bayangkan perubahan yang terjadi
selama tak berjumpa lagi. Jauh lebih bertumbuh, tekun beribadah... bahkan
pergumulan sosial yang perlahan lahan tampak jelas Tuhan menjawab seruan
kampung tersebut.
Yang membuat saya sekarang menuliskan catatan ini
adalah...
Seketika usai kesibukan dipastori, ku masuki gereja
karena jam sudah menunjukkan pukul 07 pagi, tanda bahwa anak sekolah minggu
akan segera berdatangan. Satu persatu datang dengan membawa sukacita dan raut
wajah yang gembira... namun beberapa lagi datang dengan wajah yang berseri
sambil memberikan suatu bungkusan yang aku sendiri tidak tahu isinya apa, dan
mereka berkata ini dari Mam dan Pap, hiiiiii.
Sering ini terjadi selama hampir satu bulan saya
melayani... Beras, Indomie, Garam, Buah dan Sayur, bahkan Uang... terbungkus
didalam kantong tersebut. Sembari menerima, menjatuhkan air mata sudah tidak
asing bagi diri saya. Entah mengapa... Hati ini tak kuasa menahan sukacita yang
ada... begitu Tuhan pelihara jemaatNya hingga belajar untuk memberi bagi
pekerjaan Tuhan.
Hingga detik ini... itu yang terjadi. Hidup bersama
mereka tidaklah menjadi beban bagi saya... justru begitu indah dan luarbiasa
sekali! Haleluya....
Perjalanan diatas tanah yang berlumpur ini tidaklah
sampai disini saja... masih panjang, dan aku pun sadar akan hal itu. Perlu
untuk lebih lama lagi disini dan menikmati panggilan Allah. Melayani Dia
dimanapun, dan sampai kapanpun.
Dari HambaNya
Diladang yang Berlumpur...
GKBI Sibolapit... Kal Bar.
Tuhan memberkati...!!!

Posting Komentar untuk "Jemaat Mu Memberi Ya Tuhan...!"