“Akulah
yang menjadi pemimpinmu dari sejak muda ku sampai hari ini” (1 Samuel 12:2b)
Saya pernah bertanya kepada Tuhan, apakah Ia
memanggil saya menjadi seorang pemimpin? Dalam arti pemimpin sidang jemaat!
Akan
berdiam bagi jemaat...
Akan
memelihara kehidupan rohani mereka...
Akan
bekerja bagi mereka...
Akan
selalu ada bagi mereka...
Akan
senantiasa bersama mereka dalam duka dan suka.
Memimpin
anak-anak mereka kepada Tuhan...
Hidup
dipastori dan mendoakan mereka senantiasa...
Duduk
diam mempersiapkan makanan rohani mereka...
Berkorban
dan mengerjakan ‘apa saja’ bagi mereka... tanpa terkecuali...!
Bergumul tentang hal itu sudah ada sejak 2 tahun yang
lalu ketika sejak pertama aku terlibat dalam penggembalaan jemaat!
Sembari menjalani studi teologi ku... juga tak luput
melayani, dan sekarang full memimpin sidang jemaat. Hari demi hari... Minggu
demi Minggu, bulan demi bulan, dan tahun demi tahun... ku lewati ini, dan
akhirnya... kudapati jawaban Tuhan...!!!
Samuel dipanggil menjadi pemimpin bagi Israel sudah
dipersiapkan dari sejak ia kecil. Ketika ia lahir, harus didahului oleh jeril
lelah dan tangisan sang ibundanya Hana di Silo. Seketika Tuhan memberikan anak
tersebut, dan diberilah nama Samuel, sebab ia diminta dari Tuhan. Namun apakah
tanpa ada rencana Tuhan bagi hidupnya? Tidak... Tuhan punya rencana yang besar
bagi anak tersebut, yakni menjadi Hakim bagi bangsa yang besar yaitu Israel...!
Hana ibunya pernah berkata setelah Tuhan menjawab
seruan doanya untuk hadirnya Samuel : ‘Maka
akupun menyerahkannya kepada TUHAN; seumur hidup terserahlah ia kiranya kepada
Tuhan” (1Sam 1:28), lalu setelah itu : ‘Pulanglah
Elkana ke Rama tetapi anak itu(Samuel),
menjadi pelayan Tuhan dibawah pengawasan imam Eli’ (1Sam 2:11).
Demikianlah Samuel yang lahir dipersembahkan kepada
Tuhan, dan sudah menjadi pelayan Tuhan dibait Suci di Silo oleh pengawasan sang
Imam Eli. Hingga ia menerima panggilan Tuhan ketika ia sedang tidur, sampai ia
menjadi pemuda yang siap menghakimi Israel.
Berpuluh-puluh tahun Samuel memimpin bangsa Israel,
dan ia sendiri berkata dari sejak muda hingga sekarang ini... yakni : telah menjadi tua dan beruban (1Sam
12:2a). Hingga akhir hayat hidupnya ia memimpin Israel, seperti yang saya
tuliskan diatas arti dari memimpin jemaat.
Ketika merenungkan pelayanan Samuel tersebut...
sungguh, ingin rasanya menundukkan kepala ini dan menjadi malu... sebab
belumlah seberapa yang telah ku kerjakan bagi kemuliaan Tuhan ini...! Terkadang
aku sering mengerutu dihadapan Tuhan ketika persoalan berat datang menimpa.
Bahkan sekarang ini aku sedang bergumul tentang panggilan Allah tersebut bagi
hidup ku. Apakah ia hendak memanggil aku menjadi seperti Samuel tersebut?
Atau... (..............................)
Mungkin dicatatan lainnya, akan ku tuliskan hal
tersebut...!!!
Cukuplah sampai disini dulu...
Kiranya Dia menyatakan panggilanNya lebih nyata lagi
bagi kita yang bekerja diladangNya...! Amin
Tuhan Yesus Memberkati, Shalom!

Posting Komentar untuk "SAMUEL : Memimpin Dari Sejak Mudaku Sampai Hari Ini...!!!"