“Kidung
agung dari Salomo” (Kid 1:1)
Song
of Song
Kidung
Cinta nan Indah...!!! Ehem... saya yakin teman-teman akan bertanya-tanya
tentang maksud judul catatan saya kali ini. Sebelum ke sana, maka saya hendak
memberikan beberapa pengantar terlebih dahulu, yang saya maksudkan adalah
begini:
Pertama: Saya tiba-tiba begitu tertantang untuk
merenungkan kitab Kidung Agung ini lebih dalam lagi, setelah mempersiapkan
bahan ajar matakuliah Survei Perjanjian Lama 2, terkhusus kitab Kidung Agung
(Kitab Puisi).
Kedua: Oleh sebab itu saya putuskan untuk membuat
suatu perenungan yang bersifat analitis, dan romantika kasih, berdasarkan suatu
tinjauan praktis-teologis terhadap nats demi nats kitab Kidung Agung.
Ketiga: Sungguh ini akan menjadi kegiatan yang
mengasikkan bagi saya; mungkin selama akhir tahun 2016 ini (katakanlah ini
sebagai suatu proyek sederhana untuk menyongsong tahun 2017 yang akan
datang-terhitung 2 bulan lagi), diluar semua kegiatan saya di kampus STT Kabar
Baik, dimana saya mengabdi dan melayani.
Keempat: Jujur... kitab Kidung Agung adalah kitab
yang belum pernah satu kalipun(satu ayatpun) saya kotbahkan, atau kutip sebagai
ajaran: baik di mimbar, di kelas, dipembicaraan, dsb. Sungguh, saya dapat
memastikannya...! Oleh karena itu, saya pikir saya perlu mempelajarinya dengan
sungguh... meskipun akan berbau devosional romantika cinta kasih, di sana akan kita
lihat betapa menakjubkannya kasih Allah yang Ia miliki dan yang telah
diberikan-Nya kepada kita umat-umat-Nya.
Kelima: Jika sekali lagi saya hendak jujur... (emm),
saya rindu akan suara Tuhan didalam hubungan cinta-kasih yang tengah saya
sendiri jalani bersama dengan wanita yang baik hatinya serta mau melayani
Tuhannya...!!! Kiranya Dia meneguhkan dan membimbing perasaan ini kepada apa
yang Ia kehendaki bagi kemuliaan-Nya sendiri. Amin...!!!
Demikianlah kelima pengantar yang saya maksudkan
demi tercapainya perencana saya untuk menuliskan suatu perenungan analitis
teologis serta romantika cinta-kasih ini. Maka... didalam catatan berseri ini,
saya memberikan judul seri ini adalah: “Kidung
Cinta nan Indah”. Oleh sebab itu, tulisan saya ini akan saya bagi menjadi
beberapa bagian di antaranya:
Kidung Kedua: Kedua Kekasih saling mencari dan berjumpa (Kid 2:8-3:5)
Kidung Ketiga: Iringan Pernikahan (3:6-5:1)Kidung Keempat: Mempelai Wanita Takut Kehilangan Kekasihnya (Kid 5:2-6:3)
Kidung Kelima: Kecantikan Mempelai Wanita (Kid 6:4-8:4)
Kidung Keenam: Puncak Keindahan Kasih (Kid 8:5-14)
Catatan saya selanjutnya
akan dimulai dengan Kidung Pertama: dimana bagian ini akan membahas mengenai
kerinduan yang amat dalam dari seorang mempelai wanita terhadap kekasihnya!
Silahkan menunggu...!!! Tuhan memberkati!

Posting Komentar untuk "“Suatu Pengantar Sederhana kepada Kidung Cinta nan Indah”"