“Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa
aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan, aku melupakan apa yang telah
di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang ada dihadapanku, dan
berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi
dari Allah dalam Kristus Yesus” (Filipi 3:13-14)
Tahun 2017... kini telah didepan
mata, kita akan arungi dan didalam perjalanan tersebut kita akan melihat satu
demi satu perbuatan Tuhan yang ajaib dalam hidup ini. Tentunya ada sukacita
yang besar didalam hati kita, sebab di momen tahun baru ini (yang akan sampai
kurang lebih 1 bulan lagi terhitung catatan saya kali ini) merupakan kesempatan
untuk merenungkan secara dalam tentang kasih karunia Allah dalam kehidupan
kita. Didalam perenungan ini marilah kita menggaris bawahi tiga kata penting
dalam nats di atas yakni: Melupakan,
Mengarahkan, dan Berlari-lari.
Ada banyak hal yang telah dilalui
oleh orang percaya di setiap sepanjang tahun. Ada sukacita... juga ada
dukacita. Ada hal yang menyenangkan, juga ada hal yang menjengkelkan hati kita.
Ada perbuatan kita yang menyenangkan orang lain, juga ada perbuatan kita yang
melukai orang lain. Mungkin mereka adalah orang terdekat dalam hidup kita, bisa
jadi mereka adalah suami kita, isteri dan anak-anak kita. Saudara dekat, juga
mungkin mereka adalah sahabat-sahabat kita. Siapapun mereka... yang pasti
adalah, perbuatan kita disepanjang satu tahun ini berdampak kepada mereka
semua. Pertanyaannya sekarang adalah: perbuatan sederhana bagaimanakah yang
dapat saya lakukan di momen tahun baru ini, jika selama ini banyak perbuatan
saya yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan dan berdampak buruk kepada orang
lain? Maka yang pertama adalah:
Melupakan. Melupakan apa yang telah
dibelakangku. Ya... ini benar. Melupakan apakah? Sebab begitu banyak hal-hal
yang ada dibelakang kita!!! Jika kembali kepada apa yang ada dibelakang, maka
tidaklah mungkin hal yang manis dan indah ingin kita lupakan, bahkan justru itu
menjadi momen yang tidak ingin kita lupakan dan malahan itu senantiasa kita
ceritakan kepada orang lain, sebab hal tersebut menyangkut hal yang indah untuk
diingat. Oleh sebab itu... semua yang kita lakukan yang tidak sesuai dengan
kehendak Tuhan, marilah kita melupakannya. Seperti Paulus yang sadar akan
kesalahannya dahulu, dimana ia membanggakan dirinya dengan semua
kebenaran-kebenaran yang ia bangun sendiri. Ia menaruh percaya kepada hal-hal
lahiriah, segala hal yang bersifat materi ia banggakan... lalu ia berkata, itu
semua ku lupakan...!!! Jadi, apapun yang jahat, keji, tidak berharga, dan
menyakitkan... marilah anda melupakannya di tahun baru ini...! Lalu
selanjutnya;
Mengarahkan. Mengarahkan diri kepada
apa yang ada di hadapanku. Kristus Yesus telah mati bagi anda, dan memberikan
hidup yang baru kepada semua orang yang percaya. Ketika hal ini terjadi dalam
hidup kita, maka yang menjadi Tuan dalam hidup orang percaya adalah Kristus.
Oleh sebab itu, mengarahkan diri kepada Kristus adalah tindakan yang seharusnya
terjadi dalam hidup kita. Terlebih jika telah melupakan apa yang tidak baik
dibelakang kita, maka tiada tempat lain untuk mengarahkan diri selain kepada
Kristus. Dia yang menghendaki anda untuk melupakan semuanya itu, dan Dia
jugalah yang siap menjadi (bahkan Ia sendiri yang menjadikannya demikian)
tempat pengaduan, sasaran pandangan kita, dan tempat kita menyerahkan diri.
Jika telah mengarahkan diri, maka yang terakhir;
Berlari-lari. Berlari-lari kepada
tujuan, yakni panggilan sorgawi. Aminkanlah bahwa hidup anda telah aman dalam
tangan Tuhan. Dia yang mengerjakan dalam diri anda kekuatan untuk sanggup
dengan giat berlari-lari kepada panggilan-Nya atas hidup anda. Apakah panggilan
Tuhan tersebut? Dia memanggil kita untuk menjadi anak-anak-Nya yang percaya
kepada Dia sepenuhnya. Demikianlah juga Paulus yang sadar akan panggilan
sorgawi, yang giat dalam pekerjaan pemberitaan Injil. Jadi... berlarilah kepada
tujuan anda sebagai anak-anak Allah yang menjadi garam dan terang dunia
dimanapun anda berada.

Posting Komentar untuk "Wow 2017.... Apa yang Ku Lakukan Sekarang? : Melupakan, Mengarahkan dan Berlari-Lari kepada Tujuan"