zmedia

ALLAH Kekuatan Ku - Dua Renungan Singkat





“ALLAH Tuhanku itu kekuatanku: Ia membuat kakiku seperti kaki rusa, Ia membiarkan aku berjejak di bukit-bukitku.”.
(Habakuk 3:19)

Semua diantara kita adalah orang-orang yang tidak dapat hidup dengan mengandalkan kekuatan yang kita miliki. Sebab terbukti bahwa dalam setiap hari, kita lebih banyak berkeluh kesah dan kecewa! Kita lebih banyak menuntut dari pada melepaskan. Kita lebih banyak kuatir dari pada percaya. Inilah tanda bahwa memang kita tidak bisa hidup dengan kekuatan kita sendiri! Nabi Habakuk adalah salah seorang yang menyadari akan keterbatasannya sebagai manusia, sekalipun ia adalah seorang nabi.
Itu sebabnya ia berkata bahwa ALLAH Tuhanku itu kekuatan ku! Karena yang harus kita sadari bahwa kita dapat berdiri hingga hari ini, itu semua karena Allah yang membuat kaki kita seperti kaki rusa, dan Dialah yang membiarkan kita berjejak dibukit-bukit kita. Bukit-bukitku adalah menggambarkan dimana kita hidup! Rusa lebih sering berjejak dibukit-bukit, dan kita kaki kita diumpakan seperti kaki rusa yang kuat untuk berjejak di bukit-bukit.
Bukit-bukit itu mungkin adalah tempat dimana anda bekerja! Tempat dimana anda hidup dan belajar! Maka disanalah Allah memberikan kekuatan bagi kaki anda untuk dapat berdiri dan berbuat! Oleh sebab itu, sadarilah bahwa kita bisa hidup sampai sekarang ini; itu hanya karena kekuatan-Nya yang perkasa, yang menguatkan anda dalam setiap detik demi detik kehidupan ini. Jadilah kuat didalam Tuhan, bukan karena kekuatan kita sendiri, tetapi oleh karena kekuatan dan hikmat bijaksana dari pada Allah kita. Amin, Tuhan Yesus memberkati anda, selamat bekerja!

“Maka berlarilah mereka, seperti angin dan bergerak terus; demikianlah mereka bersalah dengan mendewakan kekuatannya”. (Habakuk 1:11)

Sering kali kita terjebak pada pengandalan diri sendiri. Ini adalah hal yang lumrah terjadi diantara orang-orang Kristen. Namun bukan berarti hal tersebut dapat dibenarkan. Karena Alkitab memberikan penjelasan yang berbeda tentang hal itu. Dimana justru diberitahukan bahwa bagi mereka yang mengandalkan kekuatannya sendiri, maka terkutuklah dia (Yer 17:5). Hal ini terjadi pada bangsa-bangsa lain yang menghancurkan Yerusalem pada masa Habakuk hidup. Dimana mereka menyerang Yerusalem dengan kekuatannya, dan Tuhan berkata bahwa demikianlah mereka bersalah dengan mendewakan kekuatannya!
Hal yang harus kita sadari adalah bahwa kekuatan kita terbatas. Dan betapa kejinya manusia yang berpikir bahwa kekuatannya layak untuk diperhitungkan dihadapan Tuhan! Sementara hari esok saja ia tidak tahu bagaimana, sebab itu ada ditangan Tuhan. Oleh sebab itu hendaklah kita sebagai orang-orang percaya jangan terjebak dalam pengandalan diri. Namun cepat-cepatlah menyadari bahwa kita hanyalah hamba-Nya yang lemah, yang senantiasa membutuhkan uluran tangan-Nya yang perkasa...!
Sehingga ternyata kita adalah orang-orang benar, yang mengandalkan Tuhan dan bukan kekuatan kita. Sebab yang mengandalkan kekuatannya adalah orang-orang yang salah. Namun saya percaya, bahwa anda adalah orang yang memandang kepada Tuhan saja, sebagai sumber kekuatan didalam hidup ini, amin. Teruslah andalah Dia, sebab Ia tidak akan pernah mengecewakan kita anak-anak-Nya!

2 komentar untuk "ALLAH Kekuatan Ku - Dua Renungan Singkat"