zmedia

Mintalah...!





 Kolose 1:9-14

Setelah Rasul Paulus mengucap syukur kepada Allah atas ketiga hal yang tampak dalam kehidupan jemaat Kolose (yaitu iman, kasih dan pengharapan), maka ia tidak berhenti sampai disitu saja melainkan Rasul meminta sesuatu kepada Allah dalam setiap doa nya bagi jemaat Kolose. “Sebab itu sejak waktu kami mendengarnya, kami tiada berhenti-henti berdoa untuk kamu. Kami meminta...” (ay 9) Pertama yang harus kita pelajari di sini adalah bahwa Jangan pernah merasa cepat puas dan cukup! Seolah-olah apa yang sudah kita capai itu sudah cukup dan kita bersantai-santai saja! Tidak...! Meskipun jemaat Kolose sudah memiliki iman, kasih dan pengharapan tetapi mereka jangan sampai merasa puas diri atas apa yang sudah di capai. Kedua yang harus kita pelajari dari sikap Rasul ini adalah bahwa teruslah meminta kepada Allah agar Ia memberikan sesuatu kepada mu bagi pertumbuhan kehidupan iman.

Kita sering kali ragu dan salah dalam meminta kepada Allah! Sementara Allah telah berkata “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu minta kepada Bapa, akan diberikan-Nya kepadamu dalam nama-Ku. Sampai sekarang kamu belum meminta sesuatupun dalam nama-Ku. Mintalah maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu. (Yoh 16:23-24). Pertama-tama; kita sering ragu-ragu untuk meminta kepada Allah! mengapa? Karena ada dua alasan yakni, karena apa yang kita minta mungkin tidak sesuai dengan kehendak Allah! dan alasan kedua karena kita merasa Allah tidak mungkin bisa menjawanya atau secepatnya untuk menjawab permintaan kita! Kedua; kita sering juga salah dalam meminta, karena dua alasan juga yakni; karena kita tidak meminta apa yang paling utama terlebih dahulu bagi kehidupan kita. Lalu alasan kedua karena kita salah alamat untuk meminta. Kita hanya berharap ini dan itu, kita hanya ingin ini dan itu, tetapi tidak pernah datang ke kaki Tuhan dan meminta kepada-Nya! Ini namanya salah alamat untuk meminta. Ingatlah bahwa manusia tidak akan pernah bisa memenuhi semua yang paling engkau perlukan dalam kehidupan ini, dan satu-satunya yang dapat melakukan hal tersebut adalah Allah.

Jika demikian hal nya, apakah yang seharusnya menjadi permintaan kita yang paling utama kepada Allah?

1.      Mintalah HIKMAT DAN PENGERTIAAN : Agar tahu Kehendak Tuhan (ay 9 - 10)

Rasul Paulus berkata “Kami meminta, supaya kamu menerima segala hikmat dan pengertian yang benar, untuk mengetahui kehendak Tuhan dengan sempurna, sehingga hidupmu layak di hadapan-Nya serta berkenan kepada-Nya dalam segala hal, dan kamu memberi buah dalam segala pekerjaan yang baik dan bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah, (Kol 1:9-10). Disini Rasul memberikan sebuah teladan bagi kita untuk meminta kepada Allah. Supaya kita tidak hanya meminta hal-hal yang bersifat materil tetapi meminta hal yang jauh lebih penting dari hal-hal materil yakni : hikmat dan pengertiaan yang benar! Mengapa harus yang benar? Karena sekarang begitu banyak ajaran-ajaran dan pengertiaan-pengertiaan yang menyesatkan dan menyimpang dari Alkitab bahkan melawan Alkitab. Mengapa harus meminta hikmat dan pengertiaan? Sebab jika kita sudah menerima hikmat dan pengertiaan yang benar dari Tuhan maka kita akan tahu kehendak Tuhan. Anda dapat bayangkan betapa pentingnya anda meminta hikmat dan pengertiaan tersebut? Karena jika tidak, maka anda akan menjadi orang yang paling malang dalam hidup ini karena tidak mengetahui kehendak Tuhan.

Setelah kemudian Rasul memberitahu bahwa jika kita sudah mengetahui kehendak Tuhan, maka (a). Hidup kita layak dihadapan-Nya (ay 10), (b). Hidup kita berkenan dihadapan-Nya (ay 10), (c). Hidup kita memberi buah dalam segala pekerjaan yang baik (ay 10), (d). Hidup kita bertumbuh (ay 10). Ke empat hal ini adalah buah atau hasil dari jika kita selalu meminta hikmat dan pengertiaan dari Tuhan. Ini adalah hal yang paling indah dalam kehidupan ini, karena hidup kita akan menjadi hidup jika kita bergantung pada Tuhan dan mengetahui kehendak-Nya. Bagaimana dengan anda? Apakah mulai hari ini akan merubah isi dari doa anda yang selama ini jarang meminta hal tersebut!

2.         Mintalah KEKUATAN DARI ALLAH (ay 11 - 13)

Dalam ayat 11 Rasul Paulus berkata “dan dikuatkan dengan
segala kekuatan oleh kuasa kemuliaan-Nya untuk menanggung segala sesuatu dengan tekun dan sabar, dan mengucap syukur dengan sukacita kepada Bapa, yang melayakkan kamu untuk mendapat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang-orang kudus di dalam kerajaan terang”(Kol 1:11-12). Kita seringkali meminta agar Allah memberikan kita ini dan itu, tetapi kita lupa untuk meminta kekuatan! Kita terlalu fokus kepada apa yang menjadi masalah, penderitaan dan bencana kita. Sementara kita jarang meminta agar Allah memberikan kita kekuatan untuk menghadapai masalah, penderitaan dan bencana yang menimpa kita! Kita kerap meminta agar Allah mengangkat penyakit kita, sementara kita tidak meminta agar Allah memberikan kepada kita kekuatan untuk menghadapi penyakit tersebut! Ini adalah kesalahan yang paling fatal yang kita sering lakukan, sementara Tuhan tidak pernah berjanji kepada kita bahwa kita akan hidup dengan penuh ketenangan tanpa masalah.

     Jika kita meminta kekuatan, dan kekuatan tersebut adalah kekuatan dari Allah maka kekuatan tersebut pastilah kekuatan yang supranatural atau bersifat melampaui akal, sebab itu adalah kekuatan dari Allah. Maka yang terjadi adalah bahwa kita akan dapat menanggung segala sesuatu dengan tekun dan sabar, kita tidak akan menjadi orang yang mengeluh sepanjang hari, tetapi tetap tekun dan sabar menanggung segala sesuatu. Lalu akan selalu mengucap syukur dengan sukacita kepada Bapa, sebab engkau telah diberikan kekuatan untuk menanggung segalanya, maka bersyukurlah!

     Dengan demikian kita akan menjadi orang Kristen yang berkualitas, sebab dengan kekuatan dari Allah tersebut kita dibuat mampu menanggung segala sesuatu dan selalu mengucap syukur! Siapakah orang yang bisa begitu sekalipun ditengah-tengah penderitaan, masalah dan bencana??? Hanya orang Kristen yang belajar Alkitab yang sanggup demikian. Jika tidak percaya anda dapat buktikan dengan memperhatikan kehidupan orang-orang tidak percaya disekeliling anda, bagaimanakah respon mereka terhadap penderitaan, masalah dan bencana? Apakah akan lahir ucapan syukur dan tetap tekun sabar menanggung segalanya? Mustahil! Maka mintalah kepada Allah kekuatan agar kita dapat menjalani kehidupan ini dengan nikmat dan enjoi. 

Haleluya, Amin!
By. Pdt. Theos M. Purba, S.Th

Posting Komentar untuk "Mintalah...!"