“... sekalipun Aku telah merendahkan engkau, tetapi Aku tidak akan merendahkan engkau lagi”
(Nahum 1:12)
Kesulitan
dari pihak kita saat ini adalah; tidak mampu untuk bertahan. Tidak mau belajar
bersabar dalam masa penantian yang Tuhan inginkan, agar kita belajar untuk
percaya kepada-Nya. Ya ini benar! Bahwa Tuhan akan meninggikan kita, ketika Ia telah
selesai membentuk kita melalui peleburan api yang menghancurkan pengandalan
diri, egoisme, kekuatiran, kebencian, dsb. Namun, cara Tuhan yang demikian tentu
tidak hanya satu kali saja Ia lakukan dalam kehidupan kita, sebab Ia tahu bahwa
untuk mengajar kita, tidak cukup hanya satu kali saja, namun berkali-kali. Ya,
memang demikianlah kita; yang sering melupakan Tuhan dalam hidup ini.
Maka yang
harus kita tanamkan dalam hati kita adalah: dalam keadaan rendah, kita tidak
akan pernah terlepas dari kasih-Nya dan dalam keadaan tinggipun; kita tidak
akan pernah tidak membutuhkan kasih-Nya. Dalam dua keadaan tersebut, kita
sama-sama membutuhkan kasih Tuhan! Amin, Tuhan berkati!

Posting Komentar untuk "Tinggi dan Rendah"