zmedia

Peranan Roh Kudus dalam Karya Kesalamatan (1)

 

Keilahian dan Kepribadian Roh Kudus

 

Roh Kudus adalah nama yang selalu disebutkan oleh orang Kristen dikala berdoa, menyembah, menyanyikan pujian, dan juga merupakan nama Seorang Pribadi, yang dicatat di dalam Alkitab. Namun hari ini kita dapat melihat di dalam Gereja, bahkan sudah berlangsung dari beberapa ratus tahun yang lalu, lahirnya gerakan-gerakan yang memanipulasi kebenaran Pribadi ketiga dari Allah Tritunggal. Di satu sisi (kekristenan arus utama) mengakui Roh Kudus itu adalah Pribadi, namun juga disatu sisi yang lain, penolakan atas Pribadi Roh Kudus gencar dilakukan oleh kaum non-Kristen. Ada yang menganggap bahwa Roh Kudus hanyalah sebatas kekuatan atau kuasa. Ada juga yang berpikir bahwa Roh Kudus adalah hanya sebatas utusan, maka tentu derajat-Nya lebih rendah dari Bapa dan Kristus. Melihat keadaan yang demikian, tentunya Gereja sudah seharusnya memberikan penjelasan yang benar mengenai doktrin ini, dan kembali kepada Alkitab melalui pembelajaran yang komprehensif.

          Pembahasan mengenai Roh Kudus merupakan jantung dari kekristenan. Karena siapakah yang memberikan pengertian yang benar tuk kita menjalani hari-hari ini hingga Kristus datang kedua kalinya? Siapakah yang menghibur kita didalam kehidupan ini? Siapakah yang mencondongkan hati kita tuk mau datang dan terus percaya kepada Kristus? Siapakah yang mengerjakan di dalam diri kita keinginan dan hati yang lembut tuk datang dan bersujud menyembah Kristus? Jawabannya adalah hanya oleh Dia, Roh Kudus, yang adalah Allah.

          Tentunya problematika dari pembahasan Pribadi Roh Kudus berkatian erat dengan esensi-Nya dan pekerjaan-Nya. Namun melihat maraknya orang-orang yang mengaku Kristen namun tidak mengerti dengan jelas pekerjaan Roh Kudus dalam karya keselamatan, maka saya di dalam tulisan kali ini akan memberikan penjelasan mengenai hal tersebut.

Seperti apakah Pribadi Roh Kudus? Hal inilah yang akan terlebih dahulu dijawab. Baru kemudian kita melihat pekerjaan-Nya di dalam karya keselamatan dan bagaimana hal tersebut mempengaruhi kehidupan kita selanjutnya! Bagaimana Dia bekerja memulihkan hidup kita dan membawa kita berjumpa dengan Allah?

 

ROH KUDUS

Sebelum melihat pada pekerjaan khusus yang Roh Kudus kerjakan di dalam karya keselamatan, perlu bagi penulis menjabarkan secara singkat dan padat tentang siapakah Roh Kudus itu terlebih dahulu, baru kita beralih pada pekerjaan-Nya dalam keselamatan umat-Nya. Karena, kita tidak dapat memungkiri bahwa saat ini begitu banyak pemikiran yang tidak sesuai dengan Alkitab mengenai pembahasan tentang Roh Kudus, oleh sebab itu agar kita lebih memaknai karya-Nya maka perlu pengenalan yang jelas mengenai Pribadi Roh Kudus itu sendiri.

 

Keilahian Roh Kudus 

Keilahian Roh Kudus hanya dapat kita lihat dari terang bukti Alkitab, tidak boleh dari sumber yang lain. Sebab Roh Kudus dibicarakan di dalam Alkitab, dan Roh Kudus berkarya sesuai dengan apa yang dicatat di dalam Alkitab. Beberapa bukti dari Alkitab mengenai keilahian-Nya, yang menyatakan bahwa Ia Allah.

 

ð Sifat-sifat-Nya

Roh Kudus: a) Mahatahu (1Kor 2:10-11) b) Mahahadir (Maz 139:7) c) Mahakuasa (Ayb 33:4) d) Kekal (Ibr 9:14), e) Mahasuci (1Pet 1:15-16).

ð Pekerjaan-Nya

Roh Kudus: a) Menciptakan (Kej 1:2) b) Mewahyukan Alkitab (2Tim 3:16) c) Menghibur (Yoh 14:16) d) Pengantara (Rom 8:26) e) Menyucikan (2Tes 2:13) f) Menyadarkan (Ef 1:17-18).

 

Kepribadian Roh Kudus 

Manusia disebut sebagai pribadi, karena ia memiliki rasio, emosi dan kehendak. Jika kita ingin mengetahui apakah Roh Kudus berkepribadian, maka perlu diketahui apakah Roh Kudus memiliki rasio, emosi dan kehendak seperti manusia? Dalam hal ini kita dapat melihat kepada atribut atau sifat-sifat yang Ia miliki dan beberapa hal lainnya yang berkaitan:

1.     Atribut

a.      Roh Kudus memiliki hikmat atau pengetahuan (1Kor 2:10,11). Ia mengetahi segala sesuatu dan tidak ada satupun yang dapat disembuyikan dihadapan-Nya, Roh Kudus mengetahui secara tepat dan cermat.

b.  Roh Kudus berperasaan (Ef 4:30). Didalam perasaan ada semacam kemampuan untuk memberi respon terhadap sesuatu. Roh Kudus dapat didukakan karena Ia memiliki emosi.

c.      Roh Kudus memiliki kehendak (1Kor 12:11, Kis 16:6). Roh Kudus memiliki kehendak keputusan.

2.     Sebutan Roh Kudus

a.   Kata ganti orang dipakai untuk menunjuk kepada Roh Kudus (Yoh 14:26, 16:13-14). Sekalipun istilah Yunani untuk roh itu netral, tapi didalam dua ayat diatas, Yesus memakai kata ganti orang demonstratif “Dia” dalam bentuk maskulin untuk Roh Kudus.

b.  Roh Kudus dinamakan Penolong (Penghibur) (Yoh 14:16). Ini sama juga dengan sebutan Kristus (1Yoh 2:1), dan karena ini istilah kepada Kristus yang adalah Pribadi, demikian juga hal yang sama berlaku kepada Roh Kudus. 

3.   Melalui pekerjaan-pekerjaan yang Ia lakukan seperti yang penulis sudah jabarkan secara singkat di atas, maka ini menunjuk kepada satu pribadi, yakni Roh Kudus yang bisa mengerjakan itu semua. Karena jika bukan pribadi, hal-hal yang di atas tidak mungkin Ia kerjakan.


Sudah terlihat jelas bahwa Roh Kudus adalah Allah. Dia adalah Pribadi. Dia adalah Pribadi, yang bukan sebatas kuasa atau dorongan. Oleh karena itu, mari kita melihat karya-Nya didalam keselamatan orang percaya.

(bersambung ke postingan berikutnya).

Posting Komentar untuk "Peranan Roh Kudus dalam Karya Kesalamatan (1)"