Drama... Ada apa dengan drama?
Disana ada kisah yang tercipta tidak dengan sembarang kisah dan juga dengan untaian kata yang tiada berarti. Namun, dibuat ada untuk menyampaikan suatu pesan dengan kalimat yang bisa dimengerti dengan jelas oleh penonton.
Ia berbicara dengan suara yang kuat melalui gerak gerik sang pemeran. Terkadang dipenuhi dengan air mata... juga dengan gelak tawa yang menghancurkan gundah gulananya hati kita.
Biasa diciptakan melalui inspirasi dari kisah nyata, ada juga yang tercipta melalui imajinasi sang anak manusia. Ketika mengikuti suatu kisah yang diperagakan didalam drama tersebut... hanya satu yang terbesit didalam hati ku... dan aku begitu ingin melihat itu?
Apakah itu? Ya... Disitulah aku menunggu... disitulah aku ingin menyaksikan apa yang terjadi dan bagaimana kisah drama tersebut dapat berarti bagi ku!
Itu adalah AKHIR DRAMA... Ya... Akhirnya. Bagaimana dengan akhir suatu drama tersebut? Aku hendak menilai drama itu dari akhirnya... aku hendak melihat pekerjaan seseorang dari akhirnya... aku hendak melihat hidup ku dari akhirnya... dan aku juga rindu menuju kepada akhir dari setiap dramanya Allah...!
Em... Mengapa dramanya Tuhan? Bagi ku... hidup ku ini adalah dramanya Dia... Sang Penjuna yang agung. Bagaimana bisa demikian?
Terkadang aku bertanya kepada Tuhan... bilakah tantangan ini segera berakhir? Kapankah kesulitan ini berakhir? Apakah akan begini-begini saja hidup dan pelayanan ku? Kapankah ini semua berakhir? Awalnya aku didorong untuk ingin pergi dari kenyataan ini kepada kenyataan yang lain oleh karena ketidak mampuan ku untuk dibentuk oleh Tuhan. Namun... seiring berjalan nya waktu diladang pelayanan bersama Dia... Aku melihat bahwa didalam setiap kenyataan, mau seberat apapun, tak pernah aku melihat tangan Tuhan tak terulur untuk menolong ku. Senantiasa ada pertolongan yang indah dan mempesona hati ini... yang membuat aku semakin cinta dan sayang kepada Dia, Allah ku.
Lalu... Bagaimana sekarang? Sekarang aku sering kali berpikir demikian : "Theos... tak perlu kuatir tentang apapun juga... layani Dia, berjuanglah sekuat tenaga.... sebab drama ini pasti akan segera berakhir dan sedang menuju kepada drama yang lainnya. Drama ini begitu banyak tantangan, itu akan membentuk engkau menjadi pribadi yang kuat untuk masuk kepada drama yang lainnya lagi yang Allah telah siapkan bagi mu. Bertekunlah... Amin."
Kini... Kunantikan akhir dramanya Tuhan bukan karena aku tak mampu... namun karena ada kerinduan yang dalam untuk :
1. Menyaksikan lagi pertolongan Tuhan didrama yang berikutnya.
2. Membiarkan diriku dibentuk menjadi pribadi yang semakin dewasa didalam ladangnya Tuhan.
3. Membuat pengharapan ku semakin kuat.
Itulah sebabnya kini aku selalu terhibur jikalau didrama yang sedang ku lalui aku mengalami kesulitan... masalah demi masalah...., sebab kisah hidup ku ini bagaikan suatu drama yang singkat dari Tuhan... yang sebentar akan berakhir dan akan masuk kepada drama yang lainnya...!!!
Haleluya...
Yer.
Yer.

Posting Komentar untuk "Drama Tuhan"