Terbangun
aku dari tidur ku
Untuk
seketika waktu meneduhkan hati dan pikiran ku
Melayang-layang
untuk sementara mencari
Dengan
harapan akan melihat wajahnya yang indah...
Tentu
ku ingat Allah ku
Juga
ku ingat hidup ku
Namun
tak bisa ku katakan bahwa
Aku
tak mengingat dia dalam setiap langkah ku...
Harapan
yang besar untuk seketika waktu tumbuh
Untuk
melihat hari esok bersama dengan nya...
Memang
akan ada Sang Ilahi disisi ku
Namun
alangkah indahnya lagi jika Dia hadir melalui sang “Penolong ku”...
Penolong
yang tak sempurna
Penolong
yang penuh dengan kelemahan
Namun
hendak ku samakan ia dengan wanita kudus yang tercatat di kitab kehidupan
Ada
Hana disana, ada Sara disana, ada Naomi, ada Maria, juga ada...
Itulah
kekasih ku...
Dialah
wanita ku...
Yang
hendak ku bawa pergi bersama ku
Menikmati
indahnya padang hijau bertaburan kisah cinta...
Oh....
aduh... ketika hati ini ingin sekali demikian
Aku
tersentak di dalam lamunan panjang yang indah itu
Pikiran
ku melayang dan meniliki hati Tuhan...
Hendak
mendengarNya berbicara lebih keras tentang hati kami...
Bersabar...
bersabar lah...
Kisah
cinta ini akan indah pada waktu nya Tuhan...
Kerap
kali bibir ini berdiam diri hendak dengan sungguh,
Untuk
melihat bahwa Tuhan mau kita apa sekarang ini
Dia
yang mempertemukan kedua insan yang berbeda
Untuk
memasuki suatu drama singkat yang hanya akan tercipta di bawah kolong langit
Kelak
tak akan ada begini, di sana, di rumah kita yang kekal
Mari,
kemari, kita menikmati itu sekarang ini...
Sekarang, bukan berarti detik ini juga...
Ia seumpama jalan yang panjang, namun tetap adalah satu jalan saja...
Menikmati satu demi satu lembaran yang tergores
Diwarnai dengan senyum, canda dan kesungguhan hati...
Inilah dia, wanita ku...
Inilah dia, kekasih ku...
Itulah dia, penolong ku...
Dan itulah dia, hamba Tuhan yang setia...!!!
Allah mengasihi mu...
Yer

Posting Komentar untuk "Melihat Hari Esok, Bersama dengan Dia...!"