(Suatu perenungan tentang Kesulitan Hati, yang Ingin
mencari Tempat yang Tenang:
Seorang Daud)
Hatiku gelisah, kengerian maut telah menimpa aku.
Aku dirundung takut dan gentar, perasaan seram meliputi aku. Pikirku:
"Sekiranya aku diberi sayap seperti merpati, aku akan terbang dan mencari tempat
yang tenang, bahkan aku akan lari jauh-jauh dan bermalam di padang gurun. Sela. Aku akan segera mencari tempat
perlindungan terhadap angin ribut dan badai." Mazmur 55:4-8 (TB)
Lihatlah..... betapa
gelisahnya hati seorang Daud...! Itu terlihat dengan betapa inginnya dia segera
pergi dari kenyataan yang sulit itu. Sekiranya ia di beri sayap seperi merpati,
maka ia akan selekas mungkin terbang, untuk mencari tempat yang tenang...! Tempat di mana ia
dapat terlepas dari kesulitan hidupnya saat itu, yakni: “karena teriakan musuh,
karena aniaya orang fasik, sebab mereka menimpakan kemalangan kepadaku, dan
dengan geramnya mereka memusuhi aku” (ay 4).
Ketika saya coba merenungkan
persoalan hidup Daud waktu itu... pikiran ku terbawa dalam lamunan panjang,
betapa beratnya beban itu... sebab yang melakukan kejahatan terhadap dia
bukanlah orang yang tidak mengenalnya, namun: “orang yang dekat dengan aku,
teman ku dan orang kepercayaan ku, kami yang bergaul dengan baik...” (ay
14-15). Kisah ini terjadi, ketika Daud di incar-incar oleh Saul yang ingin
membunuhnya...!!!
Dengan melihat semua kenyataan tersebut, Daud ingin
sekali pergi dari itu semua... sampai ia berandai-andai tentang sesuatu hal
yang tak mungkin dapat terjadi, yaitu memiliki sayap untuk terbang...! Tempat
yang tenang... itulah yang ingin Daud dapatkan...
Pertanyaannya
adalah; apakah ada tempat yang tenang di dunia ini...? Dipastikan tidaklah
mungkin ada... lantas bagaimanakah???
Daud sendiri
sadar, bahwa ketenangan itu ia dapatkan hanya ketika ia melakukan apa yang dia sendiri
tulis diayat 22:
Mazmur 55:22 (TB)
Serahkanlah kuatirmu kepada TUHAN, maka Ia akan
memelihara engkau! Tidak untuk selama-lamanya dibiarkan-Nya orang benar itu
goyah.
Dalam terjemahan
Indonesia lainnya berkata:
Mazmur 55:22 (FAYH)
Serahkanlah bebanmu kepada TUHAN. Ia akan menanggung segala bebanmu itu.
Orang yang benar tidak akan dibiarkan-Nya tergelincir atau jatuh.
FAYH gunakan
kata bebanmu, yang di mana beban itulah yang menyebabkan kita menjadi
kuatir.... lalu, menyerahkannya...
Mazmur 55:22
(ILT) Lemparkanlah bebanmu kepada
YAHWEH, dan Dia akan menopang engkau; tidak untuk selamanya goyahnya orang
benar itu akan Dia biarkan.
Terjemahan ILT Menggunakan kata Lemparkanlah... maka ini sejalan sekali dengan
beban yang berat kita pikul... namun ketika di lemparkan... dihempaskan...
kepada Allah..., maka Ia menanggung sepenuhnya beban kita tersebut...!
Siapakah yang menangung beban itu...? Dia Allah
kita...! Siapakah yang berperkara...? Dia Allah kita...!!!
Maka... jadilah
kuat didalam Tuhan, sekalipun mengalami berbagai maca gejolak persoalan hidup
ini... Allah kita lebih besar dari beban kita itu. Amin, Haleluya...!
Tuhan
memberkati...!
By Yer, 18 Agst

Posting Komentar untuk "Aku Tak Ingin Di Sini... : PERGI TERBANG!"