“Sesungguhnya
aku tahu, bahwa TUHAN itu maha besar dan Tuhan kita itu melebihi segala allah.
TUHAN melakukan apa yang dikehendaki-Nya, di langit dan di bumi, di laut dan di
segenap samudera raya.” (Mazmur 135:5-6).
Pemazmur
mengawali pengakuannya yang luarbiasa ini dengan kata “Sesungguhnya aku
tahu...”. Ini berarti yang sebenarnya, dan tidak dimanipulasi sedikitpun.
Pemazmur tidak sedang bermain-main, namun serius dan benar. Bahwa Allah yang
kita percayai adalah TUHAN yang maha besar dan melebihi segala allah didunia
ini. Apakah yang menjadi patokannya bahwa Dia adalah Allah yang maha besar? Dan
Ia melebihi segala allah? Jawabannya adalah: Dia sanggup melakukan apa yang dikehendaki-Nya.
Allah
orang percaya adalah Allah yang melakukan apa yang dikehendaki-Nya, tanpa dapat
digagalkan oleh siapapun. Tiada satu orangpun dalam dunia ini yang dapat
melakukan yang dikehendakinya. Apa yang di ingini dapat terjadi seketika! Apa yang
dia mau dapat terjadi secara sempurna! Tidak ada... Hanya TUHAN kita yang hidup
yang dapat melakukan hal tersebut. Oleh sebab itu, pemazmur mengajak kita semua
untuk sadar akan hal itu.
Hal yang sangat membahagiakan adalah, ketika kita mengetahui bahwa di setiap harinya; sejak hari ke 1,2,3,4,10,20,30,31.... dan
seterusnya, dari terbit matahari sampai terbenamnya, kehendak Tuhan memenuhinya. Tiada hari yang akan kita lalui tanpa
tergenapinya kehendak Tuhan didalamnya. Tiada tanggal dimana Tuhan menyingkir
dari kehidupan kita dan menghilang tanpa jejak. Lalu membiarkan kita berjalan
sendiri; dengan kekuatan kita, dengan hukum alam ini...! Tidak ada...! Dan itu
tidak akan pernah terjadi. Sebab Tuhan yang kita sembah adalah Allah yang tidak
pernah meninggalkan ciptaan-Nya, terkhusus umat-umat pilihan-Nya!
Kehendak
Tuhan adalah keputusan yang amat baik dalam hidup kita sebagai orang percaya.
Banyak hal yang terjadi dalam hidup umat Tuhan, dan apa yang terjadi itu lebih
sering adalah hal-hal yang kerapkali membuat kita gelisah atau kuatir. Dalam
pekerjaan dan rumah tangga, dalam pendidikan dan menempuh karir, dalam masa
muda ataupun masa tua. Tidak ada yang dapat membuat kita menjadi tenang dalam
hari-hari yang kita lalui, kecuali dengan memiliki keyakinan bahwa: “kehendak
Tuhanlah yang terjadi dalam setiap hari-hari baru yang aku lalui”.
Jika
demikian keyakinan kita, maka ada dua hal yang seharusnya kita lakukan:
Pertama:
Bersyukurlah
kepada TUHAN. Dalam perikop yang sama di ayat ke 3 pemazmur berkata “Pujilah
TUHAN, sebab TUHAN itu baik, bermazmurlah bagi namaNya, sebab nama itu indah!”.
Amin...!!! Mari kita bersyukur kepada Tuhan sebab apa yang Ia telah lakukan
bagi hari-hari yang kita lalui. Bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan hidup
kita, dan Dia lah yang menjadikan setiap hari yang kita lalui ini menjadi
berarti, karena di sana ada kasih karunia Tuhan yang Ia sendiri nyatakan bagi
kita anak-anak-Nya.
Kedua:
Sadarilah
bahwa hidup ini tidak tergantung pada kekuatan kita, tetapi kekuatan Tuhan.
Dengan berkata bahwa apa yang terjadi dalam setiap hari ku ini adalah kehendak
Tuhan, maka tidak ada ruang bagi kekuatan kita. Semua yang terjadi adalah hanya
oleh kasih karunia Tuhan yang besar. Kita dapat bekerja, sekolah dan mengurus
rumah tangga kita, itu semua karena Tuhan tuntun, Tuhan sertai, Tuhan buat
untuk terjadi, dan Ia buat terjadi sesuai dengan kehendak-Nya. Inilah Allah
kita, inilah Allah yang telah menciptakan kita... dan inilah Allah yang telah
menebus kita, Tuhan Yesus Kristus! Amin! Tuhan memberkati!
di sadur dari buku "SELAMAT TAHUN BARU", Theos Macdin Purba, S.Th/2016/Tangerang

Posting Komentar untuk "Kehendak Tuhan Di Hari-Hari Yang Baru!"