Sebelum Matahari Terakhir
Terbenam pada Hari Terakhir Tahun ini!
Maka ku sempatkan waktu sejenak
untuk terduduk teduh
Dengan menenangkan hati dan
pikiran ku
Agar beroleh kesempatan terakhir
ditahun ini untuk berdoa dan mengevaluasi diri
Ini bukanlah hal yang mudah
sebenarnya!
Karena aku harus berusaha untuk
menilai diri sendiri
Dan menjejaki kembali selama dua
belas bulan yang telah terlewatkan
Dengan seperti mata Tuhan melihat
dari ketinggian-Nya
Ini juga bukanlah hal yang baru
ku lakukan
Sejak Allah memanggil ku untuk
bekerja di ladang-Nya
Di setiap momen terakhir tahunnya
Allah ini
Aku tetap melakukannya dan pasti
selalu akan melakukannya
Sebelum matahari terakhir
terbenam pada hari terakhir tahun ini
Aku ingin menggoreskan sedikit
pena ku
Sebagai ungkapan betapa aku
berterimakasih kepada Allah ku
Sebagai lantunan nyanyian yang
tidak bernada tetapi begitu indah di dengar
Bahwa aku tidak menyangka akan
sampai sejauh ini
Ukiran demi ukiran tangan-Nya
telalu kuat terbentuk
Dalam langkah dan pijakan kaki ku
Dalam senyum dan suka ku!
Dia memanggil di saat aku
berpaling
Ia memegang di kala aku melepas
Ia memapah di kala aku tersungkur
lemah
Lalu Ia juga memeluk di kala aku
menyatakan ketidak mampuan ku!
Suara manis-Nya terlalu indah
dari mainan piano surgawi
Kelembutan tangan-Nya terlalu
teduh dari pelannya angin sepoi di senja itu
Keindahan senyum-Nya terlalu
terasa dari pada setiap getaran jantung di dada ku
Kekuatan lengan-Nya yang
tersembunyi sangat nampak terlihat dari pada matahari di siang itu
Maka aku tersungkur di kaki-Nya
Hanya untuk beberapa saat saja
Aku rela melepaskan segalanya
Agar hal ini terjadi, walau hanya
untuk sedetik saja
Berada di kaki Bapa ku
Untuk aku bersyukur kepada-Nya
Atas tahun-tahun yang telah aku
lalui
Atas setiap detakan detik di
jalan hidup ku
Atas setiap batu karang yang Ia telah
bangun di pondasi hidup ku
Atas keindahan bunga bakung yang
Engkau telah tanam tumbuhkan di halaman hidup ku
Atas ketatnya tali yang Engkau
ikat di pergelangan pinggang ku
Serta oleh kebesaran kasih salib
Kristus yang Engkau tabur di ladang subur milik Mu ini
Oh Bapa..., terimakasih ku
ucapkan kepada Mu
Karena masih terhantarnya aku di
tahun berikutnya nanti
Di mana esok akan ku saksikan untuk
pertama kalinya
Matahari terbit di hari pertama
di tahun yang baru!
Ini seperti mimpi bagi ku, bagi
mereka, dan bagi semua yang hidup!
Di mana tanpa niat dan tindakan dari
seorang manusia
Hari yang baru masih bisa ada dan
segala yang ada bersukacita menyambutnya
Terbentuk dengan sendirinya oleh
Tangan yang tidak terlihat menopang!
Sebelum matahari terbenam pada
terakhir tahun ini
Maka aku ingin juga rasanya untuk
memohon kepada Allah ku
Tentang hari esok yang penuh
harapan
Tentang hidup dan kesempatan yang
masih akan Dia anugerahkan dari surga!
Agar kiranya kemuliaan Bapa
semakin nyata besar atas hidup anak-Nya ini
Allah semakin besar dan daku
semakin kecil
Bekerja untuk Dia dalam perkara
yang kecil hingga kepada perkara yang besar
Agar dunia tahu bahwa Allah kami
adalah Allah yang hidup dan benar!
Yeremia
31 Desember 2018

Posting Komentar untuk "Sebelum Matahari Terakhir Terbenam pada Hari Terakhir Tahun ini!"