Kolose 1 : 24 - 29
Siapakah jemaat? Apa arti jemaat? Arti dari jemaat adalah Persekutuan
orang-orang yang percaya kepada Yesus Kristus, baik yang di satu tempat maupun
keseluruhan persekutuan Kristen. Bahasa asli Yunaninya ialah “ekklesia” berarti perkumpulan
orang-orang yang dipanggil dan dipilih Tuhan. Ini berarti setiap ada orang yang
berkumpul dan percaya kepada Yesus Kristus, maka itu disebut jemaat. Jika dalam
satu tempat ada kumpulan orang-orang yang percaya Yesus Kristus dan mereka
secara rutin berkumpul untuk bersekutu, maka itu disebut Jemaat. Inilah arti
dari Gereja dan bukan gedung. Gereja yang sesungguhnya adalah jemaat! Itulah
sebabnya kita jangan sampai salah bermegah diri jika gedung Gereja kita megah
dan besar! Juga kita jangan sampai berkecil hati jika gedung Gereja kita
sederhana dan pedalaman. Sebab yang Allah lihat adalah kumpulan orang percaya
dan bukan gedung tersebut.
Sekarang sadarkah anda bahwa ternyata jemaat adalah hal yang paling
istimewa bagi Allah! Tahukah kita bahwa jemaat adalah hal yang paling disukai,
disayangi, dan diistimewakan oleh Allah! Mungkin kerap kali kita merasa bahwa
kita tidak bisa, kita tidak mampu, kita tidak memiliki apa-apa dan mungkin anda
sedang dianggap rendah oleh orang lain! Anda disepelekan oleh orang, anda
diabaikan oleh orang, dan anda mengalami tindakan-tindakan diskriminasi oleh
orang! Namun saat ini ketahui dan sadarlah dengan sungguh-sungguh bahwa anda
dan saya sebagai jemaat adalah orang yang begitu istimewa. Istimewa artinya
adalah paling utama, sangat luar biasa khususnya. Demikianlah engkau dihadapan
Allah, begitu utama dan sangat dikhususnya oleh-Nya! Meski dunia merendahkan
engkau, tetapi Allah sang pemilik dunia sangat mengistimewakan engkau!
Keistimewaan jemaat dapat kita lihat dalam nats yang Rasul Paulus tuliskan dari
ayat 24 – 29. Apa saja yang menjadi keistimewaan jemaat?
1.
Demi Jemaat ada
Orang yang mau Menderita (ay
24)
Pernahkah kita melihat ada orang yang mau menderita bagi orang yang berbuat
jahat kepadanya? Tentu tidak pernah bukan! Sebab kita sebagai manusia akan rela
menderita bagi orang yang begitu istimewa bagi kita! Kita mau menderita
sengsara dan berkorban demi orang yang berharga dalam hidup kita! Demikianpun
Kristus; Dia rela menderita demi engkau dan saya. Lebih dari itu
penderitaan-Nya adalah penderitaan yang berbeda dengan contoh di atas. Sebab
Kristus rela menderita demi orang-orang yang sebenarnya menyakiti hati-Nya,
demi orang-orang yang menghina Dia, demi orang-orang yang tidak mau percaya
pada-Nya dan demi orang-orang yang penuh dengan dosa! Siapakah orang-orang
tersebut? Mereka adalah jemaat. Demi jemaat Kristus rela menderita sengsara.
Ketika Rasul berkata “Sekarang aku
bersukacita bahwa aku boleh menderita karena kamu, dan menggenapkan dalam
dagingku apa yang kurang pada penderitaan Kristus, untuk tubuhNya, yaitu
jemaat”, Rasul sedang memandang pada penderitaan Kristus yang begitu
singkat namun terhebat disepanjang segala zaman! Tidak ada penderitaan yang
paling hebat, paling ganas dan menyakitkan selain penderitaan Kristus yang harus
digantung pada kayu salib.
Dan kini kita melihat juga bahwa ternyata ada orang kedua yang rela
menderita demi jemaat, mereka adalah para rasul! Paulus memberitahu betapa ia
bersukacita boleh menderita karena jemaat Kolose sebab itu adalah penggenapan
dari penderitaan sebagai pengikut Kristus. Demi jemaat Paulus dan rasul-rasul
rela mengalami berbagai-bagai penderitaan! Paulus berkata “Aku lebih banyak berjerih lelah; lebih sering di dalam penjara; didera
di luar batas; kerap kali dalam bahaya maut. Lima kali aku disesah orang
Yahudi, setiap kali empat puluh kurang satu pukulan,tiga kali aku didera, satu
kali aku dilempari dengan batu, tiga kali mengalami karam kapal, sehari semalam
aku terkatung-katung di tengah laut. Dalam perjalananku aku sering diancam
bahaya banjir dan bahaya penyamun, bahaya dari pihak orang-orang Yahudi dan
dari pihak orang-orang bukan Yahudi; bahaya di kota, bahaya di padang gurun,
bahaya di tengah laut, dan bahaya dari pihak saudara-saudara palsu. Aku banyak berjerih lelah dan bekerja berat; kerap kali aku tidak tidur;
aku lapar dan dahaga; kerap kali aku berpuasa, kedinginan dan tanpa pakaian (1 Kor
11:21-27).
Selain Para Rasul yang rela menderita demi jemaat, untuk jaman sekarang ini
ada juga mereka yang adalah Para Penginjil dan Pendeta! Mereka juga rela
menderita demi jemaat sebab jemaat adalah hal yang istimewa bagi mereka. Demi
jemaat banyak pendeta dan penginjil harus meninggalkan zona nikmatnya, banyak
diantara mereka yang harus rela berpisah dari keluarga, hidup sendiri ditempat
asing, mengalami sakit dan penderitaan, belum lagi yang ada dipedalaman; tidak
memiliki keuangan yang cukup, rela hidup sulit demi jemaat! Anda bisa bayangkan
betapa istimewanya jemaat dihadapan Allah!
2.
Kepada
Jemaat Allah menunjukkan sebuah Rahasia (ay 25-27)
Pernahkah juga anda melihat ada orang yang mau memberitahukan rahasianya
yang paling berharga kepada orang yang tidak ia percayai dan istimewa? Tentu
tidak pernah bukan! Demikianpun Allah, Ia mau menunjukkan sebuah rahasia yang
paling agung sejagat raya ini kepada mereka yang begitu istimewa bagi-Nya;
yakni Jemaat. Allah memiliki sebuah rahasia yang “tersembunyi dari abad ke abad dan dari turunan ke turunan” (ay
26), tetapi rahasia tersebut Ia singkapkan kepada jemaat-Nya! Mereka adalah orang kudus-Nya dan kepada
mereka “Allah mau memberitahukan, betapa
kaya dan mulianya rahasia itu diantara bangsa-bangsa lain, yaitu Kristus ada di
tengah-tengah kamu, Kristus yang adalah pengharapan dan kemuliaan!” (ay
27). Haleluya! Inilah rahasia yang terbesar yang pernah ada di bawah kolong
langit dan di atas bumi, inilah rahasia yang tersembunyi sepanjang abad ke
abad, yaitu KRISTUS YESUS! Rahasia ini Allah buka bagi jemaat. Rahasia ini
diberikan kepada jemaat. Rahasia ini dibuka dengan jalan Ia datang sendiri
kedunia dan mendirikan jemaat-Nya! Jika hari ini ada Kristus dalam hati mu, ada
Kristus dalam hidup mu, ada Kristus dalam rumah tangga dan keluarga mu dan ada
Kristus dalam semua pekerjaanmu, maka inilah rahasia yang telah Allah tunjukkan
pada kita semua bahwa Kristus ada dalam hidup kita! Kristus ada ditengah-tengah
kita, sehingga kita memiliki pengharapan dan kemuliaan yang abadi. Inilah
betapa istimewanya jemaat bagi Allah. Hosana, haleluya!
3.
Jemaat
di bawa kepada Kesempurnaan dalam Kristus (ay 28-29)
Keistimewaan ketiga yang kita lihat dalam bagian ayat ini adalah bahwa
jemaat sedang di bawa kepada kesempurnaan! Tidak ada orang yang bisa sempurna
ditengah dunia ini, tetapi bersama Kristus anda dan saya bisa sempurna! Wow...,
ini hal yang luarbiasa, sebab selama ini kita tidak pernah mendengar bahwa
manusia bisa sempurna! Tetapi bersama Kristus dan didalam Kristus kita bisa
sempurna. Mengapa? Sebab dikatakan oleh Rasul Paulus bahwa jemaat di nasihati
dan di ajari dengan tujuan agar menuju kepada kesempurnaan! Ketika kita
menerima nasihan dan ajaran dari firman maka sesungguhnya proses penyempurnaan
itu sedang berlangsung. Firman adalah kekuatan Allah yang sanggup mengubah!
Injil adalah kekuatan Allah yang sanggup menyelamatkan dan memulihkan kehidupan
seseorang (Rom 1:16) dan Alkitab adalah Firman Tuhan yang diilhamkan yang
sanggup mengubah hidup kita (2 Tim 3:16-17).
Jika kita menjadi orang yang istimewa bagi seseorang pasti orang tersebut
akan berusaha untuk hal yang terbaik bagi kita! Ia akan membuat kita paling
tidak sama seperti dia, sama seperti posisinya dan membawa kita kepada keadaan
dia. Saya angkat sebuah contoh seperti ketika anak kita baru lahir, kita akan
berusaha merawatnya dan menyediakan yang terbaik bagi dia. Kita mempersiapkan
segala yang ia perlukan. Kita akan mewarnai hidupnya dari kecil hingga besar
sesuai dengan tatanan dan aturan keluarga kita, kita akan buat ia menyenangi
hal-hal yang juga anda sebagai orang tua senangi. Demikianlah anak tersebut
hidup sesuai dengan gaya dan posisi keluarga anda! Allah sedemikian sempurna
dan maha kuasa untuk membawa kita kepada kesempurnaan, sebab Ia juga adalah
Allah yang sempurna. Amin, haleluya!
by Pdt. Theos M. Purba, S.Th

Posting Komentar untuk "KEISTIMEWAAN JEMAAT"