zmedia

TETAP DI DALAM KRISTUS




Kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita. Karena itu hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia. Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur”. ( Kolose 2:6-7)

Sekali kita telah menerima Kristus Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat dalam hidup kita, maka hendaklah hati, pikiran dan perbuatan kitapun memuliakan Kristus. Hidup kitapun di warnai oleh Kristus dan serupa dengan Kristus. Itulah arti “Tetap di dalam Kristus”! Pesan inilah yang Rasul Paulus ingin sampaikan kepada jemaat yang ada di Kolose. Setelah mereka menerima Yesus Kristus dan tahu tentang isi dari iman mereka, maka hendaklah mereka terus sampai selama-lamanya hingga akhir hayat tetap di dalam Kristus. Pesan ini disampaikan oleh Rasul karena adanya ajaran-ajaran sesat yang dapat merusak iman jemaat Kolose (ay 8).

Sekarang kita ada didalam Kristus, itu nyata dari pernyataan “Kamu telah menerima Kristus Yesus”, sebab mustahil seorang dapat menerima Kristus jika Ia tidak ada didalam Yesus. Karena yang membuat seseorang dapat beriman kepada Yesus adalah pekerjaan Allah itu sendiri melalui karya Roh Kudus, “tidak ada seorangpun, yang dapat mengaku: "Yesus adalah Tuhan," selain oleh Roh Kudus” (1 Kor 12:3). Lantas apa yang ingin diharapkan oleh Rasul dengan berkata “Karena itu hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia”? Dengan berkata demikian Rasul mau agar jemaat tahu bahwa mereka perlu terus berjuang untuk mengisi kehidupan mereka dengan hal-hal yang dapat mengembangkan iman mereka kepada Kristus. Sesudah didalam Yesus bukan berarti diam tanpa berbuat apapun, tetapi justru semakin giat dalam memperkembangkan iman mereka.
Apa sajakah yang harus kita ketahui agar kita terus tetap di dalam Kristus?

  1. Kita Harus Berakar di dalam Yesus Kristus (ay 2)
Rasul menggunakan kata “berakar” yang diumpakan seperti sebuah tumbuhan. Di sini saya hendak mengangkat sebuat contoh sebuah pohon. Pohon dapat tumbuh menjadi besar dan tinggi jika memiliki akar, dan pohon juga dapat tetap kuat berdiri oleh karena akar. Anda dapat bayangkan betapa pentingnya akar! Jika tanpa sebuah akar maka pohon tersebut mustahil dapat tumbuh dan jika tumbuh maka mustahil dapat berdiri kokoh. Sepenting itulah juga kita sebagai orang Kristen berakar di dalam Kristus.

Jika pohon tumbuh ia berakar di dalam tanah, maka kita sebagai orang beriman tumbuh berakar di dalam Kristus. Sebab Kristus adalah dasar yang kokoh dan batu karang yang teguh. Rasul berkata Hendaklah kamu berakar di dalam Dia”, ini adalah sebuah anjuran. Anjuran agar kita terus melakukan hal-hal yang dapat membuat kita terus berakar kuat di dalam Yesus. Bagaimana mungkin kita dapat berakar di dalam Yesus jikalau kita sulit menyisihkan waktu kita untuk beribadah? Bersekutu? Berdoa? Membaca firman-Nya? Dan merenungkan Dia? Sementara Raja Daud pernah berkata “Apabila aku ingat kepada-Mu ditempat tidurku, merenungkan Engkau sepanjang kawal malam, sungguh Engkau telah menjadi pertolonganku, dan dalam naungan sayap-Mu aku bersorak-sorai” (Mzm 63:6-7). Dengan mengingat dan merenungkan Allah maka kita sadar semua pertolongan Tuhan dan akan bersorak-sorai!

Anjuran yang kedua adalah bahwa kita haruslah sadar kita berakar di dalam siapa dan jangan sampai salah berakar! Kita haruslah berakar di dalam Yesus itu sendiri. Kita jadi Kristen (pengikut Kristus) bukan karena alasan latar belakang orang tua, bukan karena kita mendapatkan jodoh, bukan karena kita dibujuk orang, bukan karena kita menerima bantuan, dan bukan juga karena sudah tidak ada pilihan lain, tetapi oleh karena kita sungguh-sungguh percaya Yesus! Ya, hanya percaya Yesus. Tidak ada alasan yang lain selain Yesus, yang menjadikan kita Kristen. Itulah sebabnya kita harus berakar di dalam Yesus dan bukan yang lain. Kita tidak boleh rutin melayani dan giat dalam persekutuan oleh karena ingin cari untung, ingin terkenal, ingin dikenal baik oleh orang lain, dan ingin agar kita lebih dari yang lain. Alasan yang lain selain oleh Kristus maka itu adalah salah! Demikian juga seorang pemberita Injil, ia tidak boleh melayani Tuhan oleh karena alasan lain atau embel-embel lain, tetapi hanya oleh karena hidupnya berakar di dalam Yesus Kristus.

  1. Kita Harus Dibangun di atas Yesus Kristus (ay 2)
Setelah kita ketahui bahwa kita harus berakar di dalam Kristus, kini kita juga harus pastikan bahwa kit dibangun di atas Yesus Kristus. Saya tidak ingin berfokus pada kita di bangun di atas siapa, karena sudah di bahas pada poin pertama. Namun saya ingin membahas bagaimana kita terbangun! Bagaimana anda dan saya dapat dibangun di atas Yesus Kristus? Apa yang harus terus kita usahakan agar hidup kita ini terbangun di atas Kristus? Jawabannya ada dua yakni :

a.      “bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu”. Ingatlah kembali ketika untuk pertama kalinya engkau menjadi Kristen dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat mu! Ingatlah kembali ketika detik pertama kali iman mu timbul oleh karena pendengaran akan firman Tuhan! Ingatlah kembali dan bertambah teguhlah dalam iman tersebut. Sebab dari semula engkau telah menerima Yesus maka lanjutkanlah dan jangan sampai gugur ditengah jalan. Ini bagaikan seorang yang telah mengikuti sebuah pertandingan yang dimana ia tidak boleh mundur dan menyerah, tetapi terus berjuang hingga akhir sampai pada kemenangan! Dengan terus bertambah teguh dalam iman tersebut maka kita akan terus terbangun di atas Kristus.

b.      “hendaklah hatimu melimpah dengan syukur”. Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang Allah kehendaki untuk kita semua lakukan, (1 Tes 5:18). Mengucap syukur adalah cara agar kita terus terbangun di atas Kristus. Kita semakin bertumbuh dan kuat ketika kita membiasakan diri dengan mengucap syukur dalam segala hal. Ingat ketika kita mengucap syukur maka yang lahir dari ucapan syukur itu adalah kata-kata yang indah dan ucapan terimakasih kepada Tuhan. Ini saja dapat membuat kita tetap merasakan damai sejahtera meski ditengah-tengah banyaknya penderitaan.

Demikianlah yang Rasul Paulus ingin agar jemaat ketahui bahwa hendaklah kita sebagai orang Kristen terus hidup tetap di dalam Kristus. Kita terus berjuang hingga akhir untuk giat dalam melakukan hal-hal yang dapat mengembangkan iman kita kepada Allah. Selamat menjadi orang yang tetap di dalam Kristus hingga akhirnya kita berjumpa di surga-Nya yang kekal. Amin, Tuhan Yesus memberkati!

Posting Komentar untuk "TETAP DI DALAM KRISTUS"