zmedia

Gembala yang Baik

“Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya” (Yoh 10:11)

            “Gembala adalah seorang penjaga! Seseorang tidak layak disebut sebagai gembala jikalau ia tidak menjadi seorang penjaga”, kalimat ini pernah saya ucapkan dalam salah satu kotbah yang pernah saya sampaikan kepada jemaat yang saya layani dahulu di Kalimantan Barat. Ketika hari ini saya mencoba untuk merenungkan kembali kalimat tersebut, maka satu ayat yang terlintas di benak saya yaitu Yohanes 10:11, di sana Yesus memberitahukan kepada setiap kita bahwa ada satu Pribadi yang luar biasa dalam melaksanakan penjagaan-Nya terhadap kawanan domba-Nya!

            Kenapa luar biasa? Nanti akan coba untuk kita renungkan bersama-sama. Namun sebelum kesana ada satu hal yang perlu untuk kita pikirkan secara serius, bahwa penjagaan  Yesus atas diri kita – ini disebut sebagai penggembalaan – adalah dengan memberikan nyawa-Nya! Mungkin orang yang tidak mengerti kebenaran akan berkata; “wah bukannya salah yah, bukankah dengan Ia mati justru Ia gagal menjaga kawanan-Nya tersebut?” Mereka mengira bahwa dengan mati-Nya di kayu salib itu berarti Ia kehilangan daya untuk bisa menjadi Gembala. Atau mungkin berpikir bahwa Kristus tidak layak menjadi Gembala, sebab Ia mati!

            Nah..., syukurnya itu semua hanyalah pikiran mereka semata dan bukan apa yang dikatakan oleh Alkitab. Sebab yang pertama kematian Kristus justru adalah jalan untuk membuat umat-Nya terlepas dari semua tuntutan “sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera”, Ef 2:15. Tiada tuntutan dan mengadakan damai sejahtera. Disini Kristus menjaga diri kita dari tuntutan atas dosa, yakni maut. Lalu lebih dari itu, kematian-Nya adalah untuk mengumpulkan setiap umat-Nya menjadi satu kawanan yang akan digembalai Kristus sampai kehidupan yang kekal (ay 16). Lepas dari kutukan dosa dan kuasa dosa serta menerima kehidupan yang kekal! Inilah Penjagaan Yesus Kristus atas kehidupan umat-Nya yang telah kita terima dan akan terus ada dalam diri kita sampai selama-lamanya.

            Hal pertama yang membuat penggembalaan Kristus menjadi luarbiasa adalah karena Yesus mengenal umat-Nya. Yohanes 10:14 berkata “Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba Ku dan domba-domba Ku mengenal Aku”. Sebagai gembala Kristus telah menjadi Pribadi yang sempurna mengenal domba-domba-Nya. Tidak ada satu hal pun yang tersembunyi di hadapan Kristus, karena Dia adalah Tuhan yang mahatahu. Pengetahuan-Nya atas diri anda adalah pengetahuan yang lengkap. Ini artinya Tuhan mengenal setiap orang-orang yang percaya kepada-Nya. Tentunya dengan mengetahui hal ini akan membuat kita menjadi orang yang tidak perlu ragu akan kemahatahuan Kristus atas segala keberadaan hidup kita! Masalah dan tantangan yang menimpa kita hari ini, apapun persoalan anda saat ini, tetaplah tenang dan percaya kepada Allah. Sebab sesungguhnya Dia tahu semua pergumulan kita tersebut. Pertanyaannya adalah apakah kita mau tetap setia menantikan pertolongan Tuhan? Ya, saya yakin bahwa kita akan di mampukan oleh Roh Kudus.

Hal kedua yang membuat penggembalaan Kristus menjadi luarbiasa adalah karena Kristus tidak akan pernah membiarkan kita terlepas dari-Nya. Demikianlah firman Tuhan; “Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku, dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorang pun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku. Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapapun, dan seorang pun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa. Aku dan Bapa adalah satu”, Yohanes 10:27-31. Melalui ayat ini kita dapati bahwa Kristus tidak akan pernah membiarkan domba-domba-Nya tersesat dan terhilang. Karena yang mengembalakan domba-domba tersebut ialah Tuhan yang sempurna dalam kemahatahuan dan kuasa-Nya. Tidak ada yang dapat merebut mereka dari tangan Kristus sampai selama-lamanya.

            Manusia memang adalah manusia yang manusiawi. Selalu melakukan kesalahan demi kesalahan, pelanggaran demi pelanggaran serta selalu dapat tersesat! Jika hanya bersandar pada kekuatan kita sebagai manusia, maka dipastikan kita akan terhilang. Namun alangkah bersyukurnya kita bahwa ternyata hidup kita sebagai domba-domba-Nya tidak tergantung pada kekuatan kita dalam menjaga hidup kita dari ketersesatan, melainkan hanya karena penggembalaan Kristus Yesus sempurna atas setiap hidup domba-domba-Nya.

            Demikianlah hidup setiap orang percaya yaitu sebagai domba-domba dari seorang Gembala yang baik dan agung. Jangan pernah meragukan penjagaan Kristus atas hidup saudara, karena sesungguhnya firman Tuhan memberitahukan akan jaminan hidup anda yang pasti ditangan sang Gembala Yesus Kristus! Amin, haleluya.

By. Pdt. Theos M. Purba

Posting Komentar untuk "Gembala yang Baik"